Banjarnegara — Dalam rangka memperingati Tahun Baru Hijriah, warga Dukuh Sinanjer, Desa Clapar, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara menggelar pentas seni Kuda Lumping pada Kamis, 24 Juli 2025. Acara yang dipusatkan di Lapangan Serbaguna Dukuh Sinanjer ini berlangsung meriah dan dipadati ratusan penonton, baik dari dalam maupun luar desa.
Pentas seni dimulai setelah salat Ashar dan berlangsung hingga pukul 01.00 dini hari. Sajian utama berupa tari Kuda Lumping dan atraksi Warok, menghadirkan tokoh-tokoh utama seperti penari yang mengenakan kostum kuda tiruan dari anyaman bambu, pemusik tradisional dengan gamelan dan kendang, serta penyanyi yang membawakan lagu-lagu daerah.
Kuda Lumping, tarian tradisional yang menggambarkan prajurit berkuda, disajikan dengan gerakan dinamis dan atraksi memukau seperti kesurupan dan kekebalan tubuh. Warok, tokoh kharismatik dengan kemampuan supranatural, tampil sebagai pemimpin informal dalam pertunjukan, memperkuat nuansa magis dan tradisional acara.
Tak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, pentas seni ini juga menjadi penggerak ekonomi lokal. Sejumlah pelaku UMKM turut memeriahkan kegiatan dengan menjajakan aneka kuliner dan kerajinan khas Banjarnegara.
Antusiasme warga begitu tinggi. Penonton dari berbagai kalangan usia memadati area pertunjukan, menciptakan suasana yang hangat, semarak, dan penuh kebersamaan. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya merayakan momen keagamaan, tetapi juga meneguhkan komitmen terhadap warisan budaya leluhur.
Ditulis oleh : Tim KKN 36 UIN SAIZU Purwokerto
Hatika Hidayanti, Lu’lu’ul Mualifah, dan Riyan Muthya